Langsung ke konten utama

Postingan

TAKLIM: Rahasia Sukses Raih Rezeqi Berkah Melimpah (Part I)

Assalamualaykum, Bloggers. Apa kabar? Masih kuat puasanya? Sudah bolong berapa hari? Saya delapan hari, biasa tamu bulanan. Tidak terasa ya sekarang sudah hari ke-17 berpuasa, sedih kalau diingat Ramadan segera berakhir, namun THR belum juga kelihatan hilalnya kualitas puasa kita belum juga meningkat. Duh! Selama bulan Ramadan ini setiap minggunya di hari rabu kantor saya SCTV Tower alhamdulillah selalu mengadakan taklim dengan mengundang ustad maupun ustadzah untuk berceramah selepas dzuhur. Alhamdulillah sekali bukan Mengingat 1/3 dari keseharian kita dihabiskan di kantor? Jika menilik dari judul postingan, 'Rahasia Sukses Raih Rezeqi Berkah Melimpah (Part I)' maka apa yang akan saya tuliskan disini adalah isi dari taklim yang baru saja saya ikuti bersama Ustad Boni Shalehudin yang menggagas konsep SPIRITUAL CAPITAL . Beliau juga menulis 2 buah buku (Sukses Mulia is My Life & Spiritual Capital) yang salah satunya (Sukses Mulia is My Life) masuk dalam rekor MU...

Father's Day: Terimakasih Sudah Merestui Pilihanku

Sindur Binayang's Ritual: My Dad leads us to walk to the wedding chair in my traditional Javanese wedding ceremony Yang aku tau, tangis ayahku pecah di malam hari bersama ibu beberapa jam setelah priaku menyampaikan keinginannya untuk meminangku. Tutur katanya hangat menasehati priaku akan kehidupan setelah pernikahan dan siapa sesungguhnya putrinya. Namun tajam sorot matanya lekat memandangi priaku seolah berkata, 'siapa kamu berani sekali meminta putriku kecintaanku?' Yang aku lihat, ayahku tak henti-hentinya mengusap bulir bening yang jatuh dari peluk matanya manakala hari lamaran tiba. Senyum bersahaja selalu menghiasi wajahnya menyambut keluarga priaku. Bukanlah hal mudah bagi seorang ayah melepaskan putrinya kepada seorang pria. Yang aku dengar, suaranya bergetar hebat kala mengijabkan diriku didepan penghulu, lantas menangis tersedu saat hadirin sekalian mengatakan 'Sah.' Dibalik wajah tegarnya ketika aku menikah, ayah adalah sosok yang paling ...

Puasa Pertama: Kantor Samsat Yang Menguji Kesabaran

Karena puasa bukan hanya perkara menahan lapar dan haus, tapi juga kesabaran diri : Ibu-ibu sebelah : *mencoba mengajak ngobrol* Kok lama ya Dek nomornya acak lagi dipanggilnya. Saya antri dari jam 12 belum juga dipanggil. Mana tutupnya jam 2 lagi selama Ramadhan. Gue : Saya antri dari jam 11an belum juga dipanggil bu. Ibu-ibu sebelah : *diem* 5 menit kemudian ibu-ibu itu dipanggil. Ibu-ibu sebelah : Duluan ya dek... Gue : Iya bu.. *senyum miris* *enggak rela* Dalam hati bilang : 'Sabar Riska... Kamu nunggu jodoh aja sabar, masa nunggu panggilan stnk aja ngedumel'. Keep Calm and Ramadhan Mubarak.

Paletas Wey VS Popbar Senayan

Hello blogger! Apa kabar? Sudah H-7 menuju ramadhan ya, semoga kita semua kembali dipertemukan dengan Ramadhan tahun ini oleh Allah SWT. Aamiin Ngomong - ngomong tentang Ramadhan, pasti erat kaitannya dengan kuliner. Tau dong popsicle atau popbar? Itu lho ice cream persegi panjang yang lagi ngehits dikalangan anak muda Jakarta yang instagram-able karena bentuk dan warnanya yang segar dilihat juga gluten free karena dibuat dengan buah asli. Kebayang nggak? Kalau gue mendefinisikannya sebagai es goyang masa kini. Es goyang itu jajanan kampung, gue sebut masa kini karena rasa dan tampilan telah dimodifikasi sedemikian rupa menjadi lebih menarik. Es Goyang (gambar dari gedoor.com) Paletas Wey Frozen Fruit Bar Rasa Kiwi Serupa tapi tak sama, ya? Iyain aja biar cepet. Adalah Paletas Wey Frozen Fruit Bar es krim tradisional dari Mexico dengan berbagai variasi rasa buah asli dan bebas gula, yang sebelumnya hanya ada di Bali, baru - baru ini membuka outlet ketigany...

I'm Officially Mrs. Hari Styioko

Le bih dari setahun yang lalu, disebuah kantor di Jalan Pos Pengumben, ada seorang pria yang jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gadis aneh-tapi-nyata dihadapannya yg sedang bertugas menemani atasannya. Saat itu, pria ini belum berani mendekati si wanita, katakanlah dia masih trauma akan masa lalunya. Bulan demi bulan berlalu, dengan kepercayaan diri yg tinggi sang pria berhasil mendapatkan nomor kontak dan pin blackberry messenger si wanita. Mereka mulai menjalin komunikasi walau tidak intens. Sang wanita tau pria ini bermaksud mendekatinya, namun karena pikiran 'remaja'nya dia hanya menanggapi ala kadarnya, tidak serius. Sampai pada suatu hari, mereka akhirnya sepakat menjalin asmara. Hubungan yg mereka jalin bukan tanpa halangan. Emosi, drama, dan sifat kekanak-kanakan sang wanita, juga sifat cuek dan tidak romantis sang pria mewarnai kehidupan asmara mereka. Setiap wanita pasti menginginkan prianya romantis, bukan? Begitu pula sang wanita saat itu. Tapi...