Featured Article

April 02, 2013

Darimu Untukku

Seseorang ini... Bagaimana saya menjelaskannya?
Secara lahiriah saya memang bukan siapa - siapa baginya. Tapi secara batin, nurani saya bilang dia bukan oranglain. Ya kurang lebih seperti itu juga yang ia katakan pada saya.

Seseorang ini yang telah mengirimkan sebuah puisi pada saya pada tanggal 23/02/2013 pukul 05:14:20 WIB. Saat itu adzan subuh telah berkumandang kurang lebih 30 menit yang lalu. Saya baru saja terbangun ketika itu. Mendengar ada bunyi sms masuk, seketika itu tangan saya langsung meraih handphone dan membacanya. Ada sebuah puisi indah di sms masuk itu (memang ada beberapa puisi lainnya yang ia kirim pada saya saat menjelang tidur atau saat terbangun pagi, tapi entah mengapa puisi satu ini yang amat saya sukai), ini dia:


Entah bagaimana senja terbenam tak berpijar dalam kegelapan

Bagaimana bisa merindu padahal tak bertemu

Rinduku...

Rindumu...

Biarlah terbenam dalam kesunyian kesabaran

Karena esok akan terbit fajar


Bagaimana bisa saya berhenti tersenyum saat itu? Seseorang yang memang sedang saya rindukan begitu manisnya membuat puisi itu dan mengirimkannya untuk saya. Sungguh permulaan hari yang indah pada hari itu. Terimakasih mas... :-)

Profesi dan Profesionalisme


1. Profesi

Profesi adalah kata serapan dari sebuah jata dalam bahasa Inggris “Profess”, yang bermakna Janji untuk memenuhi kewajiban melakuakn suatu tugas khusus secara tetap/permanen. Profesi sendiri memiliki arti sebuah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan dan keahlian khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses setrifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.
Profesi adalah pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut. Contoh profesi adalah pada bidang hukum, kedokteran, keuangan, militer,teknik dan desainer.

Adapun prinsip etika profesi adalah sebagai berikut:
  • Tanggung jawab, seperti:
Tanggungjawab terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya
Tanggungjawab terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umumnya.
  • Keadilan. Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya.
  • Otonomi. Prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional memiliki dan di beri kebebasan dalam menjalankan profesinya.

2. Profesionalisme

Dalam Kamus Kata-Kata Serapan Asing Dalam Bahasa Indonesia, karangan J.S. Badudu (2003), definisi profesionalisme adalah mutu, kualitas, dan tindak tanduk yang merupakan ciri suatu profesi atau ciri orang yang profesional. Sementara kata profesional sendiri berarti: bersifat profesi, memiliki keahlian dan keterampilan karena pendidikan dan latihan, beroleh bayaran karena keahliannya itu. Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa profesionalisme memiliki dua criteria pokok, yaitu keahlian dan pendapatan (bayaran). Kedua hal itu merupakan satu kesatuan yang saling berhubungan. Artinya seseorang dapat dikatakan memiliki profesionalisme manakala memiliki dua hal pokok tersebut, yaitu keahlian (kompetensi) yang layak sesuai bidang tugasnya dan pendapatan yang layak sesuai kebutuhan hidupnya. Profesionalisme merupakan komitmen para anggota suatu profesi untuk meningkatkan kemampuannya secara terus menerus. “Profesionalisme” adalah sebutan yang mengacu kepada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya.

Sumber: Disini


Translate

Popular Posts