REVIEW: Pengalaman Berbelanja Buku di Gramedia.com

by - 18.40

Siapa diantara kalian yang lebih suka belanja online dibandingkan datang ke tokonya langsung?
Saya salah satunya.
Termasuk juga untuk buku atau novel - novel yang saya beli tiap bulannya.

Yes. Setiap bulannya saya memang menyisihkan pendapatan untuk membeli buku dan novel - novel, bukan karena hobi, juga bukan karena laper mata saja. Bagi saya membaca adalah kebutuhan, membeli buku dan novel juga termasuk salah satu kebutuhan saya setiap bulannya.

Iya saya tau. Kita tidak harus selalu membeli buku dan novel untuk memuaskan kebutuhan membaca, ada beberapa aplikasi pinjam buku online lainnya yang bisa diakses gratis melalui smartphone. Ada juga buku dan novel lama yang bisa di download secara gratisan melalui googling sana-sini. Pun kalian bisa meminjam ke teman atau perpustakaan terdekat dari tempat tinggal kalian. Tapi bagi saya, membeli buku dan novel setiap bulannya lebih dari sekedar memenuhi kebutuhan, ada apresiasi disana. Apresiasi saya atas penulis - penulis melalui membeli karyanya yang asli (read: buku fisik).

Terlebih, buat saya, sebuah buku & novel bukanlah hanya seonggok tulisan diatas kertas beratus-ratus halaman yang bisa memuaskan pembacanya, ada pengalaman hidup seseorang disana, entah penulis atau seseorang yang dikenalnya dengan baik, ada hari - hari gelap tanpa inspirasi yang kerap membuat resah si penulis, ada malam - malam panjang yang dilalui dengan bergadang demi menyelesaikan kalimat demi kalimat sampai menjadi bab saat inspirasi sedang berlimpah ruah. Ada nilai yang melebihi nominal buku dan novel itu dijual... Itulah mengapa saya selalu menyisihkan sebagian pendapatan untuk membeli buku dan novel apapun genrenya.

Tapi, ada kalanya saya juga lebih menyukai membaca buku elektronik alias e-book. Pilihan saya biasanya jatuh pada iJak.


Oke, balik lagi ke topik pembicaraan awal.
Beberapa waktu lalu saya membeli buku melalui gramedia.com. Ini yang pertama kalinya saya berbelanja disana, juga bukan untuk yang terakhir kalinya. Biasanya saya selalu menyempatkan datang langsung ke Gramedia saat weekend atau Toko Buku Gunung Agung (TGA) yang letaknya bersebelahan dengan kantor. Tapi novel yang saya inginkan rupanya tidak tersedia di TGA Senayan City, pun weekend tidak sempat ke Gramedia karena banyaknya kegiatan dan acara keluarga. Jadi, minggu lalu saya memutuskan berbelanja di gramedia.com setelah mendapat diskon di email sebesar Rp 50,000 untuk pembelian diatas Rp 100,000 membaca review pembeli lain disana.

Seperti yang saya katakan, ini yang pertama kalinya saya membeli novel di gramedia.com, tapi juga bukan yang terakhir kalinya. Pengalaman berbelanja di gramedia.com menyenangkan, walaupun status order tertulis 'complete' di account kita padahal buku belum saya terima. Nah lho?

Gramedia.com mengirimkan email detail pemesanan melalui email kita. Setelahnya, mereka akan mengirimkan lagi email berupa nomor invoice untuk detail pemesanan kita dan mengingatkan untuk melakukan pembayaran. Setelah melakukan pembayaran, kita diminta melakukan verifikasi pembayaran dan menunggu sampai pembayaran kita diterima atau 'accepted'. Saat status pembayaran kita sudah 'accepted, ini yang agak mengesalkan. Online shop lain biasanya akan memberi tahu kelanjutan prosesnya seperti gambar berikut ini di lazada, ini memudahkan tentu saja bagi customer, mengetahui detail pesanannya dan tidak khawatir barang tidak ada atau direfund.

Lacak Pesanan di Lazada

Online book shop lainnya juga seperti bukabuku.com mengabari saya via telepon saat salah satu pesanan saya tidak tersedia dan harus menunggu sedikit lebih lama. Tapi tidak dengan gramedia.com. Penasaran dengan kelanjutan status 'accepted', saya yang tidak sabaran akhirnya mengirimkan email ke customer service mereka dan menanyakan status pesanan saya seperti dibawah ini :

My email to gramedia.com custservice

Tidak ada detail status pelacakan pesanan di account gramedia.com (seperti halnya di lazada), tombol track order berfungsi hanya jika barang sudah di pick up oleh JNE, sebelum itu mereka hanya mengatakan order complete, pun juga tidak ada telepon atau email mengenai kelanjutan pesanan, jadilah saya melayangkan email kepada cust service mereka. Syukurlah mereka responsif, tidak berapa lama email saya dibalas dan mereka mengabarkan bahwa salah satu pesanan saya tidak ada ditempat dan harus dicarikan di gudang supplier mereka sehingga membutuhkan waktu tambahan lagi untuk penyiapannya. Lega dan juga sedikit kesal. Lega karena akhirnya saya tau status pesanan saya, kesal karena mengapa mereka tidak segera mengabarkan sampai saya akhirnya berinisiatif menanyakan sendiri via email?

Lagi, ada beberapa buku dan novel di gramedia.com yang tidak tersedia detail atau deskripsi tentang isi dari buku atau novel tersebut (contoh: Negeri Para Bedebah by Tere Liye). Website malah menyediakaan fitur zoom in cover buku yang mana saya rasa tidak perlu. Sinopsis novel atau deskripsi tentang buku sangatlah diperlukan karena biasanya menentukan jadi tidaknya seseorang membeli -kecuali jika orang tersebut sudah mengetahui isi/sinopsis novel tersebut dan memang berniat membeli-. Ayooo lah gramedia.com hilangkan fitur zoom in untuk bukunya, seperti review user lainnya, saya lebih setuju jika diganti dengan menampilkan beberapa halaman awal buku seperti epilog jika pada novel, atau bab 1, akan lebih membuat calon pembeli penasaran sepertinya.

Lainnya, saya tidak mengalami masalah berbelanja di gramedia.com. Pesanan saya sampai sesuai waktu yang dijanjikan. Itu mengapa saya katakan, ini memang yang pertama kalinya, tapi ini juga bukan yang terakhir kalinya.

Detail pesanan di gramedia.com

Kalau kalian bagaimana? Punyakah pengalaman serupa berbelanja buku di online book shop tertentu? Boleh share di komen, siapa tau bermanfaat untuk saya dan pembaca lainnya.

You May Also Like

1 komentar