Featured Article
Latest Post

Januari 27, 2016

My First Time Traveling With Airbnb

Hello bloggers! Howdy?
Udara sangat dingin sekarang di lantai 15 gedung SCTV Tower Senayan City padahal diluar tidak hujan. Alih - alih mengerjakan pekerjaan kantor, saya tertarik untuk menuliskan pengalaman pertama saya menggunakan Airbnb. Tidak, saya tidak korupsi waktu saat bekerja, saya menulis ini karena memang sudah tidak ada lagi pekerjaan di hari ini.

So, do you ever try traveling with Airbnb?
Sudah pernah bepergian menggunakan Airbnb?

Airbnb disini bukanlah sebuah situs penyedia tiket perjalanan, melainkan sebuah situs penyedia jasa penginapan. Entah itu sebuah rumah tinggal yang kita sewa seutuhnya, ataukah hanya sebuah kamar di sebuah rumah. Pertama kali saya mendengar tentang Airbnb adalah ketika keadaan mengharuskan saya mencari sebuah rumah tinggal yang akan kami gunakan untuk berlibur selama 4 hari di Bandung. Sebuah rumah yang selain harga sewanya harus pas dikantong 8 anak manusia sok tahu ini tapi juga dekat pusat kota dan harus nyaman. Banyak maunya ya? Emang. Searching sana, searching sini, akhirnya ketemu juga sama Airbnb.

www.airbnb.com

Situs Airbnb mengharuskan kita mendaftar terlebih dahulu jika ingin menginap ataupun menghubungi pemilik penginapan. Anda bisa mendaftar menggunakan akun facebook atau gmail anda. Saya pribadi mendaftar menggunakan akun gmail. Setalah mendaftar, kita bisa tentukan tujuan dan pilihan penginapan akan langsung terpampang, mulai dari harga paling murah sampai harga paling mahal. Oh ya, ada banyak filter didalam pencarian ini, sepeti Room Type (seluruh rumah, perkamar atau berbagi kamar dengan pemilik penginapan), Price Range and many more. Kurang lebih seperti ini:

Dipilih Sist...

Lihat sana - lihat sini...
Akhirnya pilihan saya jatuh pada rumah ini:

Mr. Indrayadi's house

Awalnya memang, saya agak - agak kurang yakin pakai Airbnb ini. First time sist! Perasaan takut ketipu pasti ada, takut tidak sesuai pictures-nya, dan seribu ketakutan lainnya. Apalagi banyak omongan miring di internet perihal pengalaman pertama mereka yang kurang menyenangkan menggunakan Airbnb. Tambah parno sist! Dalam hati terus mikir :

Is Airbnb Safe?

Seperti kata website ini, pertama - tama pastikan bahwa account Airbnb dari owner penginapan yang kalian pilih sudah terverifikasi. Verifikasi disini bermacam - macam, bisa menggunakan facebook, email google, nomor handphone, linkedin, dan terakhir scan ID kita. Bisa berupa KTP, atau passport. Semakin banyak verifikasinya, akan semakin meyakinkan. Begitu juga halnya dengan account kita, lakukan verifikasi sebanyak mungkin agar owner penginapan juga percaya dengan kita. Kedua, jangan malas membaca. Baca review - review dari penginapan yang kamu incar. Bagaimana kesan dari tamu lain yang pernah menginap disana, bagaimana tanggapan pemilik penginapannya terhadap hal tersebut.

Tapi sist, kalau penginapan itu belum ada reviewnya satupun bagaimana?
Apa bisa dipercaya?

Jawabannya: Bisa.

Penginapan Bapak Indrayadi ini yang saya singgahi saat liburan akhir tahun lalu, belum ada review satupun tertulis disana. Saya bertanya - tanya, belum adakah yg pernah menginap disana sebelumnya? Mengapa? Apakah ini benar? Karena ragu, akhirnya saya mengontak pemiliknya lewat fitur message yang disediakan Airbnb. Alhamdulillah, setelah beberapa kali berkirim pesan, saya percaya dan merasa yakin. Tanggapan pemilik penginapan atas pesan yang kita ajukan berperan penting disini. Beberapa kali saya mengontak pemilik penginapan di Airbnb, ada yang super ramah, ada yang ramah, ada yang baik sekali, ada yang jutek, ada juga yang harganya ternyata melenceng dari harga yang ia tetapkan di Airbnb. What the hell are you doing? Jualan kok nggak konsisten.

Percakapan dengan pemilik penginapan. Ssssttt, cari yang ramah kayak gini.

Setelah mengontak pemilik penginapan dan pemilik penginapan sudah setuju, mereka akan memberikan pre-approved atau bahasanya kekiniannya dibooking dulu, supaya apa? Supaya orang lain tidak bisa memesan  ditanggal yang sudah kita ajukan. Oh ya, jangan lupa untuk memastikan segala fasilitas yang ada di iklan penginapan tersebut. Jangan malu untuk bertanya pada pemiliknya. Tanyakan juga, apa yang dilarang dan apa yang diperbolehkan. Jadilah tamu yang memberi kesan baik pada tuan rumah.

Terakhir, lakukan pembayaran setelah diberi pre-approved. Pembayaran disini tidak bisa melalui Transfer ATM, atau COD kamu pikir online shop di instagram, pembayaran di Airbnb menggunakan CC atau Credit Card atau kartu kredit. Mata uang yang digunakan adalah Euro (€), bukan dollar ($) ataupun Rupiah (Rp). Jadi, silahkan gunakan google untuk meng-convert  total pembayaran kalian dari ke Rp.

Setelah bayar, kita tidak perlu melakukan upload bukti bayar, kita tinggal memastikan ke Bank tempat kartu kredit kita dibuat, lalu tanyakan apakah ada tagihan baru dari Airbnb, setelah ada, berarti pembayaran sukses dilakukan. Selanjutnya, system Airbnb akan secara otomatis mengenerate receipt pertanda pembayaran kita sudah diterima. Kurang lebih seperti ini:

Bukti penerimaan pembayaran (receipt)

Setelah itu apalagi?
Let's see your trip details! Segala perintilan perjalanan kamu tercantum disana. Seperti ini wujudnya:

My travel itinerary

See?
Mudah kan booking penginapan di Airbnb?
Memang, tidak semua orang memiliki pengalaman menyenangkan mem-booking penginapan dengan Airbnb, juga tidak semuanya buruk. Maka dari itu, cermat lah memilih mana yang baik dan sekiranya tepat untuk anda. Be a smart guest, dude!

Desember 21, 2015

My Holy Grail Apps (iJakarta)

Apa yang terlintas dipikiran kalian saat mendengar 'iJakarta' ?
Nama tempat wisata di Jakarta? Bukan.
Nama makanan khas Jakarta? Bukan.
Nama angkutan umum terbaru di Jakarta? Bukan juga.
Jadi, apa itu iJakarta?

iJakarta Apps
Welcome Screen iJak Apps

iJakarta adalah perpustakaan digital Jakarta yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Oktober 2015 lalu. Menurut Ahok, tujuan diluncurkannya iJakarta supaya seluruh warga bisa mengakses buku - buku yang berkualitas secara mudah dan cuma - cuma'. Well, good jobs, Mr. Ahok, saya sebagai salah satu anak Jakarta yang hobi membaca namun tidak hobi membeli buku sangat terbantu dengan adanya aplikasi ini. Saya serius.

Beberapa novel yang saya incar di Gramedia ternyata tersedia di iJakarta, sebut saja Critical Eleven dari Ika Natassa, Bulan  (Seri kedua dari Bumi) dan Kumpulan Puisi 'Dikatakan Atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta dari Tere Liye, Bilang Begini Maksudnya Begitu dari Sapardi Djoko Damono, Bulan Terbelah Di Langit Amerika dan Berjalan Diatas Cahaya dari Hanum Rais, juga banyak lagi novel juga buku didalamnya yang dikategorikan dalam buku pelajaran sekolah, perkuliahan, ilmu pengetahuan umum, biografi, serta buku - buku populer lainnya yang semuanya tentu bisa diakses secara GRATIS. Kenapa bisa gratis? First, thanks to Pemprov DKI Jakarta karena Pemprov DKI Jakarta sudah membelinya seharga Rp 1,2 Milyar dengan menggandeng beberapa penerbit ternama seperti Gramedia Pustaka Utama, Miza, Elex Media Komputindo, Gramedia Widiasarana Indonesia, Erlangga, Agro Media Group, Bhuana Ilmu Populer, Penerbit Kanisius, UGM Press, UNS Press, dan konco - konconya, pun terima kasih juga kepada PT Woolu Aksara Maya, Bapak Sulasmo dan timnya yang sudah bekerja keras membuat aplikasi ini selama 4 bulan lamanya. *Terharu* *PelukSatu-satu* *LaluMintaDiRekrutJadiProgrammerAndroidnya*

Recommended Books by iJak


User Info

Mengusung tagline 'Membaca Semakin Mudah' aplikasi ini mensyaratkan harus 'login' terlebih dahulu dengan membuat akun melalui akun facebook kita ataupun melalui email. Saya pribadi menggunakan facebook saat membuat akun iJakarta. Terhitung sudah genap sebulan saya menggunakan aplikasi iJakarta ini sejak melihat postingan salah seorang teman sesama blogger tentang iJak. Awalnya penasaran, tapi juga curiga, jangan - jangan ini hanya aplikasi biasa yang menyediakan buku layaknya di google play tapi harus bayar, tapi ternyata oh ternyata...

Holy grail iJakarta!
Semua kebutuhan saya akan novel dan buku - buku baru nan gratis membaca tersedia disini. iJak dibuat layaknya perpustakaan pada umumnya, kita bisa meminjam buku perhari maksimal 3 buku dengan masa pinjam 3 hari, 7 hari, atau bahkan sebulan, tergantung e-pustakanya *SenyumLebar*. Jika buku tersedia, kita bisa langsung mengunduhnya untuk kemudian bisa dibaca dalam posisi offline sekalipun (tidak terhubung internet). Jika masa pinjamnya habis, buku atau novel akan dengan sendirinya hilang dari daftar Rak Buku Pinjaman kita. Namun jika buku belum tersedia alias sedang dipijam oleh pengguna iJak yang lainnya, kita harus mengantri, saat buku kembali tersedia iJak akan memberikan notifikasi bahwa buku yang-anda-masuk-antrian-untuk-membacanya sudah tersedia.

Daftar Buku Yang Dipinjam

Antrian buku saya

Riwayat peminjaman novel buku

Notifikasi dari iJak

Setiap buku atau novel yang selesai dibaca, tersedia fitur 'vote' dengan memberi bintang pada novel tersebut, kita juga bisa memberi ulasan atau review untuk novel yang sudah kita baca guna memudahkan pembaca berikutnya tentang isi novel tersebut.

Ulasan yang saya buat untuk 'Critical Eleven' by Ika Natassa

Oh ya, sesama pengguna aplikasi iJak ini juga bisa berinteraksi. Kita bisa saling mem-follow layaknya twitter untuk kemudian saling tahu novel - novel apa yang sudah pernah dipinjam oleh teman kita *KEPO* *KepoItuBaik*. iJak juga melengkapi fitur 'messaging' untuk sesama penggunaknya guna berinteraksi lebih private.

Untuk yang hobi membaca khususnya e-book, iJak ini sunggulah angin segar untuk saya kita semua. Desain aplikasi yang eye catching juga tulisan didalamnya yang proporsional (tergantung ukuran gadget kamu juga sih, saya pakai smartphone yang 5 inchi) memudahkan kita membaca tanpa harus menyipit - nyipitkan mata. iJak pas sekali menemani para jomblo ngenes yang nggak punya acara keluar book worm saat bersantai ria dirumah, cocok untuk anak - anak sekolah yang sudah ijinkan oleh orangtuanya memegang gadget sendiri daripada cuma mainan facebook atau game online melulu, juga teman yang enak saat meluruskan badan sepulang kerja *CurhatPengalamanSendiri*.

So, tunggu apalagi, segeralah download iJakarta di gadget anda!
*Uhuk*

November 06, 2015

Serunya Go Girl Expo 2015


Hello bloggers!
Apa kabar?
Setelah lama tidak nyampah nulis di blog ini, saya kembali lagi. Huehehehe *Music Horror*
Mengapa eh mengapa saya tidak rajin menulis lagi di blog ini, padahal biasanya paling tidak sebulan sekali saya pasti menulis apapun disini, itu karena eh karena blog saya di kritik pedas protes oleh si Mamas Hari, katanya, "Blog kamu nggak jelas isinya (((nggak jelas isinya))), dispesifikasi dong biar rame pembacanya," begitu menurutnya setelah saya minta untuk baca blog saya. Well, saya patah hati seketika...

Bertahun - tahun saya menghidupi blog ini agar para pembaca sekalian senang berlama - lama membacanya (Memangnya ada pembacanya ini blog? LOL!), bertahun - tahun pula saya senang mengubah template & gadget didalamnya agar kelihatan semakin menarik namun ternyata gagal total, berbulan - bulan lamanya blog ini hadir menemani dengan postingan menarik random disetiap bulannya, namun ternyata dihancurkan begitu saja oleh komentar si calon pendamping (Halah!) Mamas Hari... Hancur hatiku Mas, hancur hancur hancur hatiku hancur hancur hancur hatiku...... *Oke Ini Lebay*

Jadi begini...
Siang tadi saat jam istirahat kira - kira pukul 12:55 PM, saya dan kedua teman kerja saya main - main ke The Hall Senayan City (Sency) di lantai 8. Tau dong The Hall Sency??? Hampir semua acara 'kekinian' diselenggarakan disana. Ada yang masuknya bayar, ada yang gratis. Biasanya untuk yang berbayar, saya & teman - teman cukup melihatnya saja dari luar. Sebut saja acara Telkomsel beberapa bulan lalu yan menghadirkan banyak artis didalamnya, itu kami tidak masuki. Tapi tidak dengan Wardah's Day 2015 lalu, karena bayar masuknya hanya 10 ribu, kami pun mendatanginya itupun dapet free eye make up remover dari Wardah. Oke balik lagi ke intinya...

Saat ini, 5 - 7 November 2015, Go Girl Magazine sedang mengadakan Go Girl Expo di The Hall 8th Floor Senayan City (free entry lho!). Berbekal rasa penasaran & kenginan untuk berfoto ria disana untuk update foto dp bbm, saya, Ikke, & Quiinn mendatangi acara ini. Begitu tiba di The Hall, dalam hati berkata 'Wow ramai sekali!' Lantas kami bertiga langsung senyam - senyum sumringah memasuki aula The Hall.

Ada Apa Saja Di Go Girl Expo 2015 Ini?
Let's find out!

The Three Musketeers On Welcome Gate

First of all, ada kami bertiga berpose didepan Welcome Gate Go Girl Expo 2015. This is the three of us: saya, Ikke & Quiinn, staff - staff cantik Nexmedia, SCTV Tower.

Para Pelahap Maut


Sebelum memasuki area The Hall, pengunjung dimanjakan dengan stand - stand makanan 'kekinian' yang menggoda selera & instagram-able, sebut saja ice cream pot, martabak mini, dan banyak lainnya yang ramai disesaki para pelahap maut pecinta kuliner.

Miss Go Girl Wanna Be. Halah!

Wajib dong hukumnya foto - foto ala instagram gini untuk keperluan update dp bbm & avatar whatsapp blogging.

Selanjutnya, sudah pasti bisa ditebak dong ya... Aula The Hall Senayan City dipenuhi stand - stand outfit wanita untuk keperluan #OOTD di instagram, barang - barang unyu bertebaran dimana - mana, tulisan diskon - diskon yang nggak gede - gede amat juga memenuhi langit - langit The Hall, & aroma kuliner 'kekinian' lainnya. Enjoy these pictures!



Dipilih Sist, 250k Aja!

Satu yang unik, ada stand yang menyediakan jasa untuk membaca aura lewat foto (50k aja sist!). Jadi, kalian di foto, setelah itu seseorang peramal  akan mengatakan pada kalian 'aura' kalian saat itu. Katanya sih, ada yang datang kesitu dengan suasana hati murung, setelah difoto aura, diberi tahu tentang auranya, suasana hatinya jadi membaik. Well, do you believe it? Aku sih termasuk yang nggak, mungkin untuk lucu - lucuan aja kali ya. Lanjut...

Froz Banana Only 20k. Cobain Sist!

Froz Banana ini adalah pisang yang didinginkan lalu dicelupkan coklat dan diberi toping. Topingnya disini banyak pilihannya, ada matcha, ceres, almond, dll. Berhubung kita bertiga lagi bokek sudah kenyang, jadilah kita hanya melihat - lihat saja.

SPG Baru Raden (Raffi Deni)


Biskuit Roma Rasa Baru

Jalan sini - jalan sana, kami bertiga kehausan pemirsa...
Tiba - tiba sudah berdiri didepan stand Torabika Cappucino Ala Cafe, diiming - iming harga murah untuk serenceng kopinya padahal sama aja harganya kayak di supermarket, dan bonus Biskuit Roma rasa baru, jadilah saya membeli kopi ini. Tidak apalah, toh saya juga suka sekali ngopi.

Dan menjelang penghujung acara...

Berfoto Demi Voucher Belanja

Menjelang akhir kunjungan kami (Halah!) di Go Girl Expo ini, mbak - mbak #ColorBoxIndonesia menawarkan kami berfoto ria di stand mereka dengan iming - iming voucher belanja 100k! Siapa yang bisa nolak coba??? Ada diskon 10%, 20%, atau 30% aja kami berdesakan, apalagi ini ditawari foto cuma - cuma lantas diberi voucher belanja. Yaaa tapi... Ada syarat & ketentuannya sih. :-/ :-/

Siapa Mau?

Terakhir, saat akan melewati pintu keluar, kami bertiga disodori voucher belanja make up dari Make Over secara cuma - cuma! Bayangin pemirsa, bayangin! Stand - stand lain memberlakukan syarat & ketentuan untuk dapet voucher gratis belanja ditempat mereka, tapi Make Over, mereka memberikan cuma - cuma... Bayangin coba! *Oke Ini Lebay*

Tapi tetep... Untuk kami bertiga yang peralatan make up-nya paling mentok hanya lipbalm dan bedak, voucher ini tidaklah amat berarti. Ada yang mau? Masa berlakunya hanya sampai 7 november 2015 besok aja tapi... :P

Yuuukkk dateng ke Go Girl Expo 2015!

*This Is Not Sponsored Article*