Featured Article
Latest Post

Oktober 28, 2014

Yuk Naik Gunung!


Howdy bloggers?
Well, I'm fine.
Lama tidak menulis di blog ini. Ibarat rumah yang ditinggali cukup lama, mungkin sudah berdebu, cat - catnya sudah terkelupas, pagar - pagarnya sudah karatan. Oleh karena itu, demi ikut memperingati Hari Blogger Nasional yang jatuh pada 27 Oktober 2014 kemarin, maka terciptalah tulisan ini lagi. Bukan hanya karena itu sebenarnya, tulisan ini juga ditulis untuk mengajak segenap kaum muda - mudi untuk ikut turut merasakan keindahan alam nusantara, salah satunya dengan menjadi pecinta alam, naik gunung.

Saya Riska, beberapa bulan belakangan ini sudah menekuni hobi naik gunung. Memang baru hanya Gunung Papandayan di Jawa Barat, Gunung Gede di Bogor (itupun belum sampai puncaknya) yang saya daki, tapi saya berani menyebut diri saya pecinta alam, kenapa? Karena tidak sekalipun saya tergoda memetik bunga Edelweiss saat mendaki gunung. Tidak sedikitpun tangan saya tega memetik bunga abadi dengan warna pucatnya itu untuk kemudian dijadikan oleh - oleh saat pulang naik gunung. Dan saya bangga karena itu.

Sebulan terakhir ini saya sudah bekerja di SCTV Tower, di Nexmedia - TV Kabel SCTV, dimana wanita - wanita disana identik dengan label 'Sosialita.' Mereka para Sosialita mayoritas lebih suka berada diruangan ber-AC duduk - duduk manis di Food Court atau Cafe bercengkrama dengan kolega, percayalah, saat juga pernah seperti itu. Tapi setelah merasakan sensasinya naik gunung, saya berani bilang naik gunung lebih asik daripada sekedar menjadi bergaul menjadi Sosialita atau Fashionista. Agak miris memang, beberapa teman dikantor juga beranggapan bahwa naik gunung itu kegiatan yang sama sekali tidak asik. Capek, kotor, pegal, ribet dan kesusahan semacamnya. Saat pertama kali mendaki Gunung Papandayan, sepanjang perjalanan mendaki dari Camp David menuju Pondok Saladah, saya terus mengeluh betapa tidak menyenangkannya mendaki gunung. Bahkan saya sampai bersumpah, bahwa itu pertama kali & terakhir kalinya saya naik gunung. Tetapi oh tetapi... Saya menjilat ludah sendiri. Sesampainya dipuncak, beban carrier dipundak, dehidrasi yang berlebihan, juga lelah yang teramat sangat, hilang begitu saja. Tergantikan dengan paparan keindahan alam yang menyejukkan mata, menentramkan hati, & tentu saja membuat bibir ini tak hentinya tersenyum & mengucap syukur. Alhamdulillah...

Percayalah, sensasi naik gunung lebih menyenangkan daripada travelling ke pantai, tengah kota atau kemanapun... Udara dingin yang menusuk tulang, hawa panas yang membuat dehidrasi, angin gunung yang membuat siapapun pasti mengencangkan resletting jaketnya, ribuan bintang dilangit saat berkemah di malam hari, api unggun yang menghangatkan tubuh walau hanya sejenak karena apinya tidak tahan lama di udara yang begitu dingin, tawa - canda keberasamaan diantara sesama pendaki, susahnya menanak nasi dengan kompor portable, makan dengan lauk seadanya dengan rasa yang tidak karuan, beratnya carrier di pundak, jalur terjal yang membuat bibirmu harus mencium lututmu, jalur landai - bahkan sangat landai - yang membuatmu harus berhati - hati agar tidak terpeleset, dinginya air sungai yang bisa langsung kamu minum, bau belerang dari kawah yang masih aktif, warna - warni tenda yang indah dipandang, hutan mati, berada diatas awan, dan tentu saja padang edelweiss yang membuatmu mengucap beribu syukur bahwa kamu berhasil melihat bunga abadi itu dengan mata kepalamu sendiri langsung dari lokasi tempat tumbuhnya... Itu semua yang disajikan saat kamu naik gunung, amat sangat berbeda dengan kamu hanya travelling ke pantai, ke gua, ke pusat kota atau kemanapun.

Lihatlah beberapa foto dibawah ini, siapa tahu kamu juga tertarik. Cobalah, rasakan sensasinya mendaki, saya jamin kamu tidak akan rugi!

Matahari pukul 5:30 AM

 Puncak Gunung Cikuray pukul 5:40 AM


 
Istirahat sejenak perjalanan dari Camp David menuju Pondok Saladah

 
Berpose dibelakang kawah belerang yang masih aktif

 
Warna - warni tenda -tenda kami


 
Berpose didepan tenda

 
Makanan seadanya kami

 
Mencicipi makanan

 
Trio kwek - kwek di Pondok Saladah, bersiap menuju Tegal Alun

 
Trio kwek - kwek di Hutan Mati, salah satu pesona keindahan alam lainnya menuju puncak Tegal Alun



 
This is it! Tegal Alun, padangnya bunga Edelweiss, tempat dimana kami melakukan Upacara 17 Agustus 2014 lalu

 We Love Indonesia!



 
Berpose di Tegal Alun sesudah Upacara Bendera. Sekedar tahu, dibekalang kami itu hamparan pohon Edelweiss.



Indah bukan?
Jadi, masih enggak mau naik gunung? Masih bilang naik gunung itu menyusahkan?
Yuk Naik Gunung!

Januari 07, 2014

Happy Birthday, Mas Rio


Tuesday, 07th January 2014
11:43 PM

Dear Mas Rio...
Janggal rasanya ingin mengucapkan 'Selamat Ulangtahun' padamu. Mengirimkan segala doa terbaik semoga kamu panjang umur, lancar receki, cepat lulus kuliah, atau apapun doa semacamnya... Apa yang harus aku rayakan mengingat kamu kini sudah tiada?

Mas, mungkin bukan ucapan ulangtahun yang harusnya aku ucapkan, mengingat umurmu sudah terhenti. Mungkin mengucapkan selamat hari lahir tepatnya. Lihatlah, keluargamu, teman-temanmu, termasuk aku, bersukacita bukan lantaran umurmu bertambah, tapi pada hari ini, 25 tahun yang lalu, seseorang yang baik telah lahir. Seseorang yang telah menginspirasi banyak orang untuk menjadi seperti dia, baik, bersahaja, ringan tangan terhadap teman yang kesusahan, selalu ceria sehingga orang disekitarnya ikut ceria, seorang yang selalu sabar, yang tak sungkan berbagi ilmu tentang apa yang diketahuinya, seorang yang bercita - cita besar ingin memajukan kampung halamannya, Madiun, yang selalu berkeinginan untuk menjadi Superhero, seorang yang begitu mengagumi sosok Bung Karno, yang dengan telaten menceritakan padaku bagaimana idolanya, Bung Karno, sangat memuliakan wanita, seorang yang dengan begitu manisnya hobi berpuisi walaupun itu terkesan norak dan lucu.
Ah Mas Rio....... :')

Doa - doa terbaik selalu dipanjatkan untukku Mas, dariku, juga dari orang - orang yang teramat menyayangimu. Sampaikah itu padamu?

Mas, ijinkanku mengambil petikan lirik lagu ini untukmu:

Takkan pernah habis airmataku
Bila ku ingat tentang dirimu
Mungkin hanya kau yang tahu
Mengapa sampai saat ini ku sulit berlabuh

Adakah disana kamu rindu padaku
Meski kita kini ada di dunia berbeda
Bila masih mungkin waktu berputar
Kan ku tunggu dirimu

Sekali lagi, selamat hari lahir Mas, mungkin umurmu tidak akan bertambah tapi peringatan akan hari lahirmu akan terus dilakukan oleh orang - orang yang menyayangimu.
Titip salam buat Nabi Yusuf As, ya Mas? Menurut kisah yang ku baca, konon katanya beliau sangat tampan. Hehehe. Just kidding, Mas.


PS: Ini untukmu.


November 25, 2013

Resensi Buku: And The Mountains Echoed


Judul Buku : Dan Gunung – Gunung Pun Bergema
Judul Asli : And The Mountains Echoed
Jenis Buku : Novel Fiksi
Pengarang : Khaled Hosseini
Penerjemah : Berliani M.
Peresensi : Riska A
Penyunting : Esti A.
Penerbit : PT Mizan Pustaka
Tahun Terbit : Juli 2012, Cetakan I
Tebal Buku : 516 Halaman; 20,5 cm
Harga Buku : Rp 55.000,-
ISBN : ISBN 978-602-9225-93-8

And The Mountains Echoed adalah novel terbaru dari penulis kenamaan Khaled Hosseini setelah dua novel pertamanya Kite Runner dan A Thousand Splendid Suns terjual lebih dari 10 juta eksemplar di seluruh dunia. Novel ini bercerita tentang kehidupan keluarga miskin kebanyakan di Afganistan yang mengharuskan menjual anaknya kepada seorang kaya demi kelangsungan hidup mereka di musin dingin.

Adalah Abdullah dan Pari, dua orang kakak beradik yang dipisahkan oleh ayahnya karena sebuah keharusan. Abdullah, sang kakak, cukup untuk mengingat perpisahan mereka yang menyakitkan itu secara detail karena Pari adalah salah satu alasannya bertahan hidup. “Tak ada lagi Pari, tak ada lagi kehidupan,” Begitu pikirnya.

Ketika Pari akhirnya menemukan kepingan masa lalunya, menemukan satu – satunya keluarga kandungnya yang tersisa, Abdullah, sayang beribu sayang Abdullah telah menderita Alzheimer –penyakit karena gangguan memori dan berpikir- dan tidak lagi mengenali dirinya. Pari kecil berusaha mengingatkan Abdullah tentang masa lalu mereka tapi semuanya sia – sia.

Tokoh lain yang diceritakan adalah Idris. Dimana Idris merasa memiliki keterikatan dengan Roshi, seorang anak korban perang di Kabul. Roshi tumbuh tidak seperti anak pada umumnya. Idris merasa ada sesuatu diantara dirinya dan Roshi yang membuatnya berjanji untuk menyelamatkan nyawa Roshi dan membawanya tinggal ke Amerika bersamanya.

Tokoh lainnya adalah Nabi. Nabi adalah paman tiri Abdullah dan Pari yang mengusulkan keluarga mereka untuk menjual Pari kepada keluarga majikannya, Mr & Mrs. Wahdati. Namun tak disangka, ada sesuatu yang mengejutkan terjadi diantara hubungan majikan dan pembantunya ini.

Khaled Hosseini menceritakan novel ini secara mulus, ceritanya terjalin melalui beberapa generasi dengan kesemua tokoh – tokohnya terhubung satu sama lain dalam beberapa cara. And The Mountains Echoed ditulis dengan kesedihan mendalam yang melingkupi semua aspek kehidupan dalam ceritanya, dimana hidup kita dapat berubah hanya karena satu peristiwa kecil.

November 04, 2013

Refrain

Semalam baca novel "Refrain" lalu ada sebuah petikan puisi indah. Ini dia:


Indah bukan?
Entah bagaimana mengungkapkan maksudnya.
Itu... itu tentang bagaimana seseorang mencintai oranglain dalam diam.

November 01, 2013

Hujan Di Awal November


Tak ada yang lebih tabah,
dari hujan di awal November,
dirahasiakannya titik rindunya,
kepada pohon berbunga itu.

Tak ada yang lebih bijak,

dari hujan di awal November,
dihapusnya jejak - jejak dihatinya,
yang ragu - ragu dikala itu.

Tak ada yang lebih arif,

dari hujan di awal November,
dibiarkannya yang tak terucap,
diserap akar pohon bunga itu. 


Oleh Sapardi Djoko Damono,
ditulis ulang oleh Riska Amaliah dengan sedikit gubahan.

Oktober 08, 2013

Saat Dosen Mengajar

Hallo lagi bloggers!
Assalamuallaaikum. :)

Coba lihat gambar dibawah ini. Tapi jangan tertawa ya!


Kelihatan tidak?
Ya, benar sekali! Itu tulisan tangan saya.
Terbaca tidak tulisan didalamnya? Tulisan didalamnya berisi gombalan - gombalan ala kadarnya yang saya buat saat dosen sedang mengajar. Iya, maaf saya tidak memperhatikan ibu dosen testing dan impementasi kala itu. Karena bosan akhirnya saya iseng mengambil selembar tissue dari dalam tas dan sebuah pulpen. Jadilah gombalan diatas itu! ;)

Tidak, gombalan itu tidak ditujukan khusus untuk seseorang. Gombalan itu erat kaitannya dengan materi kuliah saya saat itu. Kalau tidak terbaca, akan saya tulis ulang dibawah ini. Disimak ya!

Aku diajarkan bagaimana memasuki email seseorang tanpa passwordnya, tapi aku tidak diajarkan bagaimana memasuki hatimu tanpa izinmu.

Yang aku tahu percabangan itu ada if...then...else, while, dll, tapi aku juga tahu kalau hatiku tidak akan pernah bercabang untukmu.

Setiap tahap pengembangan software harus diuji dulu untuk membuktikan kualitasnya, tapi kamu tenang saja, kamu tak perlu mengujiku untuk membuktikan kualitas cintaku.

Kamu tahu metode inkremental? Ya, seperti itulah metode cintaku padamu, terus bertambah dan bertambah setiap harinya.

Contoh Program Android (Terlalu) Sederhana

Hello selamat malam blogers!
Assalamuallaikum. :)

Disela - sela mengerjakan program skripsi, iseng tiba - tiba pingin posting sesuatu di blog. Dan ya, beginilah jadinya. Dari judulnya saja sudah tidak jelas, tapi insha Allah isinya jelas. :)

Program ini merupakan program percobaan sederhana yang tadinya saya buat untuk kemudian dijalankan tidak hanya untuk platform Android, tapi juga untuk iOS dan Blackberry. Tapi tidak jadi, saya belum berhasil tepatnya. Untuk membuat satu program dapat dijalankan di banyak platform sebenarnya cukup mudah kalau kamu menguasai web programming seperti html, css dan php. Teknik seperti ini dinamakan PhoneGap, sedang digemari para developer dan programmer saat ini. Dibutuhkan eclipse versi terbaru untuk menjalankannya (seperti indigo, juno). Eclipse Galileo, seperti yang saya pakai, merupakan versi lama sehingga tidak compatible dengan plugin PhoneGap. Bukannya malas mengupgrade, tapi saya sudah terbiasa bekerja dengan Eclipse Galileo ini.

Cara lain untuk menjadikan program Android berjalan diatas iOS adalah dengan mengubah file .apk menjadi .deb, setelah itu ubah file .deb tersebut menjadi .ipa (.ipa adalah ekstensi untuk iOS). Kalau kamu tertarik silahkan dicoba, tutorialnya banyak tersedia di google. Saya sarankan mencari dengan keyword berbahasa inggris karena akan tersedia lebih banyak sumbernya.

Ini dia output program yang saya buat tersebut. Bukan, ini bukan contoh parsing. Ini hanya menggunakan webkit. Jadi seperti halnya browser sederhana.
Jika ingin mencobanya silahkan download disini. :)
Selamat mencoba!

 Ini tampilan halaman utamanya.

Jika diklik tombol 'about' maka akan keluar kotak dialog berisi informasi ini.

Nah, ini dia intinya. Seperti mini browser. Tapi disini saya definisikan, jika diklik tombol 'open' maka akan langsung menuju kesebuah halaman web berita balaiberita.com. Sebuah web dimana saya bekerja magang didalamnya untuk keperluan skripsi saya.

September 28, 2013

Dear Virgo

Tunggu dulu.
Jangan langsung menilai sesuatu dari judulnya.
Saya bukan seseorang yang percaya dengan zodiak. Tulisan ini dibuat berdasarkan artikel ini dikaskus. Tulisan ini akan membahas karakter seseorang berdasarkan zodiak. Saya pikir ini ilmu karena bisa dipelajari.

Dan ya, tepat sekali.
Kita akan bahas karakter si virgo disini. Why virgo? Oh dude, I'm a virgo, and this is my blog. It's all up to me what I gonna write on my blog. You just enjoyed! Here we go:

VIRGO (22 AUSGUST - 22 SEPT)



Let’s start with a question.
Dear Virgo, why everything has to be perfect? Why do you have to be a control freak? 
(Kenapa? Saya juga tidak tahu, tapi saya membenarkan ini. Seorang virgo menginginkan segala sesuatunya terencana & terjadwal sesuai apa yang mereka inginkan).

Kalau sama Virgo, semuanya harus serba teratur. Mereka harus tahu semua yang terjadi, harus take control of everything.
(Ini juga benar, seperti yang saya bilang virgo menginginkan segala sesuatunya berjalan sesuai rencana mereka).

They have to know when things are done. How they are done. Who did it, etc, etc. Ujung-ujungnya, suka bete dan capek sendiri.
(Begitulah virgo...)
 
Virgo: They expect the best from people around them. They want everything to be perfect. Well… Expectation kills, eh?
Virgo suka menelan kekecewaan karena hal-hal berjalan nggak seperti yang mereka harapkan. Loosen up a bit, dear virgo.
(Ini, ini si virgo... Mereka berharap yang terbaik dari orang - orang disekililingnya. Dan bisa dipastikan mereka selalu menelan kekecewaan karena hal itu.)
 
When things got out of control, Virgo akan freak out. Panik sendiri. Lalu … berantakan nggak tahu mana yang harus diberesin dulu.
(Ini benar sekali, sebagai seorang virgo saya mengalaminya).

Virgo itu antithesis dari Aquarius. Aquarius itu penuh dengan kejutan. Virgo? Not so much. Aquarius impulsif. Virgo boro-boro.
(Seperti yang disebutkan.. Pernah 2 tahun saya menjalin hubungan, tiap kali dia berulangtahun saya selalu bertanya "Kamu mau kado apa?" Begitu. Penuh kejutan? Tidak. Romantis? Apalagi itu).

Yang paling pas menggambarkan Virgo itu... passive-aggresive. Mereka bisa tenang, mengamati. Tapi bisa mendadak ngamuk kalau dicolek.
(Ini sangat benar).

Virgo kalau membuat rencana akan amat sangat detil. Dari A sampai Z. Bahkan, mereka cenderung membuat back-up plan saking parnonya. 
Plan A gagal, Virgo lari ke Plan B. Plan B gagal, mereka beralih ke Plan C. Plan C gagal, mereka ngamuk. Hahaha.
(Menyedihkan ya? Tapi begitulah cara berpikir kami, para virgo).

Virgo itu ribet. Suka parno sendiri. Penuh dengan ‘what if’. Gimana kalau gagal? Gimana kalau ada yang begok? Gimana kalau blablabla...
(Kadang kami, para virgo, juga lelah dengan seringnya kami berpikir, "What if?" Tapi mau dikata apa, mindset virgo sudah seperti itu).

Kalau pinjem barang anak Virgo, balikin dalam keadaan yang sama baiknya. Lecet atau rusak dikit, bisa diambekin. Ingat, mereka perfeksionis.
(Kalau barang itu buku, iya). 

Butuh party planner? Butuh sekretaris? Butuh orang yang memanage atau atur-atur kegiatan atau hidup kamu? Tuh, Virgo cocok banget.
Kalo kamu gak keberatan diatur-atur dan maunya terima jadi, kamu akan bahagia dengan hasil kerja anak Virgo. Secara, control freak.

 (Ya, begitulah... Selama 2 tahun saya pernah menjalin hubungan dengan seseorang, kurang lebih saya tidak hanya menjalankan peran sebagai kakasihnya, tapi juga sebagai pengawasnya, teman baikknya, musuh bebuyutannya, atau babysitter tepatnya. Saya selalu mengatur dia untuk begini atau tidak begitu. Well, I think he tired of me. Maybe that's why he's gone). 

Can Virgo have fun? Sure they can. Asalkan mereka tahu apa fun nya. Dimana having fun-nya, apa aja kegiatannya.
(Ini juga benar).

Anak-anak virgo gampang il-feel. They are… resentful. Forgive, never forget. 11-12 sama Leo.
(Maaf tapi virgo memang begitu). 

Virgo juga sangat sensitif. They over think everything. And there’s a saying: overthinking leads to negative thoughts.
(Ini sangat benar sekali adanya... Saya sebagai virgo mengakui kalau saya sangat "overthink").

Karena gampang il-feel dan gak gampang melupakan, Virgo itu… pendendam. They hold grudges better than anyone else.
(Bukan pendendam, tapi tepatnya tidak melupakan. Virgo akan jaga jarak dengan orang yang pernah mengecewakannya).  

Virgo are great with planning.
(Iya, memang. Tapi kalau rencananya berantakan virgo akan kacau sendiri).  

Dengan Virgo, hidup kamu terjamin. Dijamin enak. Dijamin asik. Dijamin fun dan tinggal enjoy. Asal tahan diatur. 
(Coba tanyakan pada Mr. J, bagaimana rasanya dicereweti saya 2 tahun kemarin? Diatur begini begitu tapi disatu sisi dia bisa mengandalkan saya?).

Karena suka mikir dari yang nggak - nggak sampe ke yang iya-iya, maka Virgo jago banget menganalisa. They know what they’re doing.
(Ini hobi para virgo tepatnya, menganalisa atau bermain dengan pikiran sendiri).

Minta tolong sama Virgo? Worry not, for they will not hesitate to help you with all they have. Baiknya minta ampun.
Begitu tanya hal yang memang expertise mereka, Virgo akan dengan senang hati menjelaskan dari A sampai Z, tanpa mengharapkan imbalan. 
Gue pernah tanya sesuatu sama teman gue yang Virgo. Dan gue bengong karena penjelasan yang dia kasih detail luar biasa. Viva la Virgo!
(Viva la virgo! Kami sangat senang menjelaskan sesuatu yang kami ketahui dengan baik. Kalian hanya perlu meminta, kami akan membantu dengan senang hati).

Analitical, dan tentu saja, Virgo itu visioner. They know what they want with their life. Hell, they even plan and see their future in it.
(Yes).

Kalau merasa virgo dingin dan gak punya perasaan, well.. mereka cenderung logikal.
(Banget).  

Curhat sama Virgo = solusi. Mereka gak terpengaruh sama lebaynya curhatan kamu. Mereka akan berusaha membantu kamu nyari solusi.
(Sebagai virgo, saya memang jarang terpengaruh dengan curhatan teman. Saya selalu tertawakan curhatan mereka setelah itu baru memberi saran. Menyebalkan ya?). 

With Virgo, you will notice everything is okay with them because they don’t like to show what’s really happening inside them.
(Yes, indeed).

Ketawa-ketiwi di luar, bisa jadi Virgo lagi galau luar biasa di dalam. You will never know. 
(Sepertinya memang seperti ini).  

Karena suka membantu dan empatinya besar dan perfeksionis, Virgo malah sering dimanfaatkan.
(Kadang juga merasa seperti ini. But come on, let's regard the negative side). 

Virgo in a nutshell: perfectionist, control freak, skeptical, analytical, great, great observant, very very helpful, oh visioner also.
(That's virgo).

Translate

Popular Posts